Pengen belajar Nulis (Lagi dan Lagi)

25 desember 2010, hari libur nasional, bertepatan dengan hari natal umat nasrani, di pesantrenku Al-Luqmaniyah diadakan workshop jurnalistik bertajuk “jurnalisme Goes to Pesantren; Gerakan santri menulis”, acara ini dimotori oleh Gus Hirzudin dan redaktur Bulletin Iqro’ lainnya.

Sebenarnya saia ingin ikut menjadi peserta pelatihan itu, karena saia ingin bernostagia dan mengingat kembali materi-materi dasar jurnalistik yang dulu pernah saia dengar, tapi dasar sial, saia bangun kesiangan, tepat pukul 10 kurang 5 menit saya baru bangun. meskipun saya gagal ikut jadi peserta namun akhirnya saya tetap menghadiri, karena gak enak sama rojak, partner saya dulu, pas berjibaku melahirkan Bulletin iqro’.

setelah menghadiri dan melihat workshop tersebut (meskipun tidak jadi peserta) tetapi tetap saja mampu membangkitkan gairah menulis saya.

ya, saya sudah mandul hampir beberapa bulan belakangan ini, hanya laporan PLP asal-asalan yang saya hadirkan. padahal sebenarnya saia ingin sekali kembali menulis dan menulis.

Iklan

2 thoughts on “Pengen belajar Nulis (Lagi dan Lagi)

    • Gus Hirzudin meniko santri kang. Beliau seorang motor penggerak jurnalisme yang profesional dikalangan santri. Utamanay pendokumentasian hasil-hasil diskusi dan Bahstul Masa’il.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s