Fungsi SWAP pada Linux

Siang ini (26/07/2012) ketika mengikuti workhsop tentang open source di LPSE Kota Yogyakarta kebetulan saia memperoleh pengetahuan baru, yakni mengenai virtual memory pada linux, atau yang lebih dikenal dengan Swap.

Abrao XImenes sedang memberkan materi

Pada sistem operasi open source (baca: linux), kita sebaiknya menyediakan partisi untuk Swap. Swap ini merupakan ruang pada hardisk yang dijadikan ruang virtual memory, swap ini akan digunakan ketika komputer menjalankan aplikasi yang memakan banyak memory, semisal aplikasi game dan grafis.

Fungsi Swap pada sistem operasi Linux (baik ubuntu, BlankOn,dll) adalah untuk memberikan dukungan pada memory fisik (Random Acces Memori (RAM)) pada komputer kita. “Apabila memory utama pada komputer kita sudah hampir habis, maka resource tambahan akan diambilkan dari memroy virtual (Swap) tersebut” tutur Abrao, pemateri workhsop . Bila Swap telah tersedia, maka proses pada sistem dapat berjalan dengan lebih cepat.

“Untuk ukuran Swap pada komputer kita biasanya disesuaikan dengan memory utama kita. Biasanya ukuran Swap adalah 2 kali memeory utama. Jadi, apabila pada kommputer kita terdapat 512 MB maka disarankan membuat Swap 1 GB” imbuhnya.

4 thoughts on “Fungsi SWAP pada Linux

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s