Pentingnya Dukungan Manajemen Pengetahuan Bagi Organisasi

Manajemen pengetahuan/Knowledge Management adalah satu hal penting yg hendaknya dilakukan oleh setiap individu dalam berproses di organisasi. Kenapa demikian? Karena organisasi hendaknya menjadi lingkungan belajar bersama untuk mencapai tujuan bersama.

Dengan adanya manajemen pengetahuan yang diterapkan oleh organisasi,
akan memudahkan seseorang atau anggota organisasi untuk mendapatkan
informasi dan pengetahuan berharga terutama yang berhubungan dengan
pekerjaannya dalam organisasi. Selain itu juga memungkinkan individu
untuk mengembangkan pengetahuan yang lebih dalam yang dimiliki oleh
organisasi dan melakukan pertukaran pengetahuan dengan anggota yang
lainnya.

Tujuan lain dari penerapan prinsip pengelolaan pengetahuan adalah kesinambungan pengetahuan antar generasi. Jika pengetahuan organisasi tertata dengan rinci, keberlangsungan visi dan cita-cita organisasi dipastikan terjaga selamanya.

Hal tersebut merupakan satu hal yang baru belakangan saya pelajari. Terhitung saat saya mulai terlibat dalam lingkungan belajar di infest selama setahun terakhir.

Memulai dan Berakhir di Angka 0

Kiranya judul di atas merupakan gambaran dari apa yang saya alami dalam berproses di salah satu organisasi di Jogjakarta. Saat itu (2007), ketika saya masuk dalam lingkaran, saya dihadapkan dengan sebuah organisasi yang cukup carut marut. Mengapa saya simpulkan demikian? Karena kami lebih terlihat sebagai event organizer dari pada sebuah organisasi.

Hal yang demikian berlalu sampai sekitar tahun 2009 akhir. Sampai kemudian kami disadarkan untuk segera berbenah dan berubah.

Perubahan kami mulai dengan kesepakatan untuk berdiskusi rutin dua minggu sekali. Diskusi ini kami idam-idamkan menjadi forum penguatan kapasitas kami dalam ngrumat dan khidmat pada organisasi tersebut.

Selain diskusi, kami juga mulai menata tata kelola organisasi serta jaring silaturrahim dengan alumni. Hal kecil kecil mulai kami lakukan, misal buku notulensi rapat, yang dulunya potongan kertas saat itu mulai kami sediakan buku resmi.

Saat pengadministrasian mulai rapi, jejaring silaturrahmi dengan alumni mulai kita bangun. Jika sebelumnya kami jarang libatkan alumni, kami mulai kontak mereka. Rekanita saya menyelesaikan tugas ini dengan hampir sempurna (thanks may).

Akhir 2009 perbaikan yang kami lakukan mulai terasa. Hal ini dimulai dengan kesediaan beberapa alumni mendukung program penguatan kapasitas yang kami lakukan. Salah satunya program pendidikan fasilitator outbound, pengelolaan informasi (munculnya http://pelajarnujogja.or.id) serta usaha kami untuk bersentuhan dengan basis organisasi.

“Jika basis tidak tersentuh, mengko dipangan tikus” demikian kiranya statemen dari salah satu alumni yg saya jadikan pegangan. Pegangan inilah yang dikemudian hari mendorong silaturrahmi mendalam saya dengan sedikit basis yg ada.

2011 boleh jadi menjadi tahun yang tak terlupa dalam rajutan cerita ini. Meskipun belum dapat dikatakan sempurna, tahun tersebut kami berani show of force keluar. Dengan tujuan memperbesar syiar organisasi, kami nekat melaksanakan sebuah kegiatan yang sebelumnya tidak pernah kami bayangkan untuk terlaksana. Yaaa.. IFT dan Semnas adalah catatan emas dalam sejarah ini (meskipun prihatin setahun untuk bayar hutang).

Sayang beribu sayang, 2012 awal seperti menjadi anti klimaks dari sejarah panjang yang kami torehkan semenjak 2009-2011. Karena minimnya catatan pengetahuan yang kami buat, pengalaman dan ilmu yang berlinpah selama proses ini hanya dimiliki oleg beberapa gelintir kepala dalam organisasi.

Kondisi tersebut yang terlambat kami sadari. Kami baru tersentak sadar saat satu persatu pelaku sejarah mulai beranjak ke level aktifitas yang lain. Kami yang saat itu telah memiliki banyak sumberdaya, ternyata tak cukup untuk melanjutkan estafet yang ada.

Ironisnya permasalahan ini bukan disebabkan oleh SDM yang terbatas, melainkan bersumber dari kelalaian kami mencatat pengetahuan yang tercecer selama kami mengecat tinta sejarah. Kelalaian ini mengakibatkan pengetahuan yang selama ini kami gunakan dalam mengawal jalannya organisasi hanya diketahui oleh beberapa gelintir orang saja.

So, belajar dari itu mari mulai kita berbenah (ajakan untuk diri sendiri,dll)!! Jika tidak ingin dianggap legenda dan kemudian dilupakan sejarah, catat pengetahuanmu!! bagikan kepada lingkunganmu!!. Dengan demikian mungkin cita2 yang pernah ada tak terlupa,  bahkan dimungkinkan untuk terus disempurnakan.

Jogja, pertengahan november 2011.
Salam belajar berjuang bertaqwa.

@ZaimWahid

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s